Jumat, 22 Maret 2013

Makalah Perkembangan Bahasa Remaja


BAB I
PENDAHULUAN

I.1.       LATARBELAKANG
          Manusia dilahirkan berawal pada masa bayi. Masa bayi atau balita (di bawah lima tahun) adalah masa yang paling signifikan dalam kehidupan manusia. Pada masa balita ini, manusia pertama kali belajar atau diperkenalkan dengan suasana yang baru dalam kehidupan dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya di dalam kandungan. Selama 3 hari pertama, bayi yang normal masih lebih banyak tidur. Sekitar 80% waktunya dipergunakan untuk tidur, Setelah 2 minggu bayi mulai mampu melakukan berbagai kegiatan tanpa bantuan orang lain, mulai dari berbalik, duduk, merangkak dan lain sebagainya. Menjelang usia 7-8 bulan, perasaan atau emosi bayi mulai muncul, walaupun rasio atau pikirannya belum berfungsi sama sekali, Pada usia 12-14 bulan, bayi mulai mengenal lingkungannya, baik lingkungan fisik ataupun social. Secara bertahap, bayi mulai memahami hubungan antarkata dengan apa atau siapa saja yang ada di sekitarnya. Dan untuk itu, bayi mulai memerlukan alat ekspresi yang disebut “bahasa”. Mulai masa inilah bayi mulai belajar mengenal bahasa dari sekitarnya. Anak datang dengan kemampuan membedakan bunyi yang bersesuaian dengan fonemena yang berbeda dalam semua bahasa. Apa yang berbeda selama tahun pertama kehidupan adalah bayi mempelajari fonemena yang relevan dengan bahasanya, dan kehilangan kemampuan untuk membedakan bunyi-buyi yang bersesuaian dengan fonem yang sama dalam bahasanya. Fakta luar biasa tersebut ditentukan oleh eksperimen dimana bayi dipresentasikan pasangan bunyi secara berututan sementara mereka mengisap dot.
Pemerolehan bahasa pada bayi sangatlah bertahap yang di bagi dalam beberapa bagian yang akan dibahas dalam makalah ini. Oleh karena itu penulis sengaja mengangkat tema yang berkaitan dengan perkembangan bahasa pada manusia khusunya pada remaja.


I.2.       RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang tersebut di atas, dalam makalah ini penulis dapat merumuskannya menjadi beberapa rumusan masalah, yaitu:
1.                  Pengertian perkembangan bahasa,
2.                  Tahapan-tahapan dalam perkembangan bahasa,
3.                  Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan bahasa, dan
4.                  Karakteristik perkembangan bahasa remaja.

I.3.       TUJUAN DAN MANFAAT
Ø    Tujuan penulisan makalah :
Agar kita sebagai seorang calon guru dapat memahami bagaimana proses perkembangan pedidikan anak didik kita terutama perkembangan bahasa anak.
Ø    Manfaat penulisan makalah :
·               Dengan mengetahui berbagai factor perkembangan bahasa remaja, diharapkan kita sebagai calon seorang guru mampu melakukan identifikasi tentang pola dan tingkat kemampuan bahasa anak.
·               Diharapkan guru harus banyak memberikan rangsangan dan koreksi dalam bentuk diskusi atau komunikasi bebas, agar perkembangan bahasa anak terarah.
·               Diharapkan adanya kritik dan saran untuk dapat lebih memahami proses perkembangan bahasa anak.

BAB II
ISI
II.1.     PENGERTIAN PERKEMBANGAN BAHASA

          Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan setiap orang dalam pergaulannya atau berhubungan dengan orang lain dan berfungsi juga untuk meningkatkan kemampuan intelektual, serta kematangan emosional dan sosial. Penggunaan aspek kebahasaan dalam proses pembelajaran sering berhubungan satu sama lainnya. Menyimak dan membaca erat hubungan dalam hal bahwa keduanya merupakan alat untuk menerima komunikasi. Berbicara dan menulis erat hubungan dalam hal bahwa keduanya merupakan cara untuk mengekspresikan makna (Tarigan, 1986:10). Berdasarkan hasil-hasil penelitian  para ahli psikologi perkembangan, mendefinisikan perkembangan bahasa sebagai kemampuan individu dalam menguasai kosa kata, ucapan, gramatikal, dan etika pengucapannya dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan perkembangan umur kronologisnya. Penggunaan bahasa menjadi efektif sejak seorang individu berkomunikasi dengan orang lain.
            Perkembangan bahasa dimulai dengan meniru suara atau bunyi tanpa arti dan diikuti dengan ucapan satu suku kata, dua suku kata, menyusun kalimat sederhana, dan seterusnya. Dengan hubungan inilah, ia berhubungan social sesuai dengan tingkat perilaku sosialnya.
            Perkembangan bahasa terkait dengan kognitif, yang berarti fakta intelegensi sangat berpengaruh terhadap perkembangan kemampuan berbahasa. Tingkat intelektual bayi belum berkembang dan masih sangat sederhana. Semakin besar bayi itu bertumbuh dan berkembang, kemmpuan berbahasanya mulai berkembang dari tingkat yang sederhana menuju tingkat yang lebih kompleks.
            Pola bahasa yang dimiliki anak adalah bahasa yang berkembang di dalam keluarga. Perkembangan bahasa dalam keluarga dilengkapi oleh bahasa masyarakat di mana mereka tinggal. Bersamaan dengan kehidupannya dalam masyarakat luas, anak mengikuti proses belajar di sekolah juga. Sebagaimana diketahui, di lembaga pendidikan bahasa diberikan rangsangan yang terarah sesuai dengan kaidah-kaidah yang benar. Proses pendidikan bukan hanya memperluas dan memperdalam cakrawala ilmu pengetahuan semata, namun juga secara berencana dan bertahapterjadi perubahan perkembangan sistem budaya, termasuk di dalamya perilaku berbahasa.
Pengaruh pergaulan dalam masyarakat atau teman sebaya terkadang cukup menonjol, sehingga bahasa anak menjadi lebih diwarnai pola bahasa pergaulan yang berkembang di dalam kelompok sebayanya. Dari kelompok itu berkembang bahasa sandi, bahasa kelompok tertentu yang bentuknya amat khusus (bahasa prokem).
Perkembangan bahasa anak dilengkapi dan diperkaya oleh lingkungan masyarakat dimana mereka tinggal. Hal ini berarti bahwa proses pembentukan kepribadian yang dihasilkan dari pergaulan dengan masyarakat sekitar akan memberi ciri khusus dalam perilaku berbahasa.
Masa remaja, terutama remaja awal merupakan masa terbaik untuk mengenal dan mendalami bahasa asing. Namun dikarenakan keterbatasan kesempatan, sarana dan pra sarana, menyebabkan si remaja kesulitan untuk menguasai bahasa asing. Tidak bisa dipungkiri, dalam era globalisasi sekarang ini, penguasaan bahasa asing merupakan hal yang penting untuk menunjang kesuksesan hidup dan karier seseorang. Namun dengan adanya hambatan dalam pengembangan ketidakmampuan berbahasa asing tentunya akan sedikit-banyak berpengaruh terhadap kesuksesan hidup dan kariernya. Terhambatnya perkembangan kognitif dan bahasa dapat berakibat pula pada aspek emosional, sosial, dan aspek-aspek perilaku dan kepribadian lainnya.


untuk lebih lengkapnya anda dapat mendownloadnya di sini

2 komentar:

  1. makalahnya ga bisa di download mba

    BalasHapus
  2. ok..nanti saya perbaiki, trimakasih atas sarannya

    BalasHapus